Kinescape

Kebiasaan menonton dalam bioskop sudah menjadi budaya dalam masyarakat. Kali ini Archproject ingin memberikan pengalaman menonton yang lain dan membawa nostalgia tentang misbar di era 80-an.


Penulis

Brigita Larasati

Tanggal

26/11/2018

Kategori

Karya



Kinescape ini merupakan sebuah cara kami untuk menunjukan perspektif lain dari bioskop yang sudah lama dilupakan oleh khalayak Indonesia. Dengan menciptakan sebuah bioskop yang dapat dengan mudah diakses oleh siapapun, kami ingin menggalakkan kembali bahwa film bukan hal eksklusif yang hanya dinikmati oleh kalangan tertentu, namun merupakan sebuah hiburan yang sangat dekat dengan seluruh lapisan. Menurut kami film pun dapat membawa narasi baru dalam karya arsitektur yang mungkin tidak dapat ditemukan lewat media lain atau bahkan dengan kita berada langsung didalamnya. Karena film merupakan sebuah media yang memungkinkan banyaknya ragam cerita yang dapat dibuat, akhirnya kami memutuskan bahwa kali ini film akan menjadi konsep Archproject 2019.





Kinescape merupakan mini-cinema modular yang bisa dibangun di mana saja. Strukturnya yaitu scaffolding dan kayu memudahkan untuk dibuat dan dibongkar. Kapasitasnya 1-6 orang membuat suasana intim saat menonton film pendek. Film yang disuguhkan berdurasi 5-7 menit. Film-film tersebut terbagi dalam 6 kategori yang berbeda. Kategori berdasarkan genre itu adalah reliji,romansa, animasi, arsitektur, arthouse, dan horror. Namun, konten ini bersifat fleksibel dan dinamis. Bisa saja ditambah maupun berkurang.