Festival

Festival ArchProject 2019 Gratis untuk Umum


Penulis

Novan Naufal D A

Tanggal

27/04/2018

Kategori

Exhibition



Surabaya – Festival ArchProject kembali dihadirkan untuk yang ke-6 kalinya. Kali ini, tema yang diusung ArchProject 2019 adalah "Arsitektur dan Sinema”. Acara ini senantiasa menampilkan seni yang berhubungan dengan Arsitektur, tetapi kali ini bergabung dengan sinema dan makanan. ArchProject 2019 digelar di Surabaya Town Square selama 2 hari, 27-28 April 2019.


"Arsitektur berbeda dengan film, Arsitektur mempunyai lebih banyak interpretasi" ungkap Jay Subiakto dalam Talkshow A PARALLELE BETWEEN ARCHITECTURE AND CINEMA , Sabtu (27/04/2019). Menurutnya, ada banyak penghubung yang sangat bisa dikaitkan kedalam film maupun arsitekur. Hal ini juga dibenarkan oleh Defri selaku moderator yang mempunyai latar belakang bidang Arsitektur. “Benang merah yang bisa ditarik antara Arsitektur dan Sinema adalah cara mereka bercerita dan bagaimana cerita itu disampaikan” tungkasnya.


Selain itu juga banyak terdapat paviliun, ekposisi yang mendukung penjelasan terkait keterhubungan arsitektur dan sinema yang bisa dikunjungi di prominade Surabaya Town Square. Hari pertama dihiasi oleh banyak anak kecil yang tertarik untuk bermain dan berfoto disekitar area paviliun dan eksposisi. Untuk lebih mengerti ArchProject juga menghadirkan buku yang berisi tentang penjelasan memahami festival ini.



Acara ini diramaikan dengan bazaar berupa barang-barang yang berisi pakaian atau hasil kerajinan tangan. Selain itu para pengunjung bisa menghadiri puluhan booth sponsor dan makanan yang semakin malam akan semakin ramai.


Kabar terbaiknya, pada penutupan hari Minggu, masyarakat Surabaya ataupun yang berasal dari bisa menikmati Festival musik gratis tanpa dipungut biaya. Akan hadir bintang-bintang besar Surabaya dan Indonesia seperti KiaraKelana, YFLW, Vrij, Hecht dan Reality Club.


"Untuk penutupan Festival Musik hari kedua semuanya gratis untuk masyarakat, yang penting ramai dan semua senang” tukas Arum Wulandari selaku Ketua ArchProject 2019.